23/02/2011
Tenggarong - Berlangsung di gedung serbaguna Kwatir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kutai Kartanegara (Kab.Kukar) Dewan Kerja Penegak dan Pandega (DKPP) menggelar Sidang Paripurna Cabang (Sidparcab).Sidparcab yang digelar rabu, (23/02) ini dari Dewan Kerja Ranting (DKR) se-Kab. Kukar dengan tujuan menyamakan visi dan misi dalam pelaksanaan kegiatan di tahun 2011 dan menggali aspirasi atau masukan dari DKR sebagai kepanjang tanganan dari kwartir ranting dalam melaksanakan kegiatan.
Kegiatan ini sendiri merupakan ajang pertemuan Penegak dan Pandega untuk merumuskan menyusun kegiatan Dewan Kerja Cabang(DKC) Kab. Kukar.
Dari kegiatan sidparcab, hanya Kwartir Ranting (Kwaran) Loa Janan yang menyampaikan laporan hasil kegiatan DKRnya selama 2010. Lukman Zulkarnain Ginting mewakili DKR Loa janan menyampaikan jika sepanjang 2010 hingga 2011 telah melaksanakan beberapa kegiatan seperti perkemahan pertemuan penggalang dan penegak, Perkemahan Sabtu-minggu dalam rangka hari ulang tahun pramuka ke-49 dan ajang diskusi penegak se-Kecamatan Loa Lanan.
Dalam kesempatan sidparcab, Lukman menyampaikan hambatan-hambatan yang dialami oleh Kwaran selama ini.”Banyak sekali hambatan yang ada di kwaran khusunya di penegak dan pandega, seperti sedikitnya pembinaan. Disini pembina ya guru, guru ya pembina, padahal pembina dan guru jelas berbeda selain itu materi pembinaan berbeda dengan kwaran lain,” ungkapnya.
Lukman juga menambahkan jika selama ini DKR kurang mendapatkan informasi dan koordinasi baik itu dari Kwaran maupun dari Kwarcab.”kita juga mengalami hambatan pada kurangnya informasi dan koordinasinya dari atasan,”tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Yudistira Angjaya. SB selaku Ketua DKC menepis jika selama ini cabang kurang memberikan informasi dan berkoordinasi dengan ranting.

”DKC tidak mengetahui jika ranting memiliki kegiatan atau tidak, selama ini kita belum pernah menerima laporan dari ranting, susunan pengurus DKR dari masing-masing ranting pun sampai saat ini belum ada kami terima. Seharusnya baik itu surat maupun laporan dari DKR atau Kwaran yang dilayangkan ke Kwarcab harus juga ditembuskan ke DKC agar informasi dan koordinasi berjalan dengan lancar”ungkapnya
Dari permasalahan ini Yudis mengajak para peserta sidparcab untuk tidak saling menyalahkan. Melalui sidparcab ini berharap visi dan misi dalam pelaksanaan kegiatan di tahun 2011 ini bisa berjalan lancar dengan adanya aspirasi atau masukan dari DKR. ”Tidak usahlah saling menyalahkan, inikan masalah kurangnya koordiansi, dari Sidparcab ini mari kita samakan visi dan misi agar hambatan-hambatan yang ada selama ini bisa diatasi. Ya, paling tidak mengurangi,”tambah yudis.
Sementara itu informasi setelah sidparcab akan dilanjutkan dengan agenda KPDK yang dilaksanakan pada tanggal 24-27 februari 2011 yang juga diikuti oleh DKR se-Kab. Kukar. (arm)
Sumber : pendidikankukar - Kwarcab Gelar Sidparcab
