Tenggarong, (12/04) - Setelah sebelumnya tanggal 27 Januari 2011, disela-sela pembukaan Musyawarah Daerah(Musda) Gerakan Pramuka Kalimantan Timur di Samarinda menyempatkkan berkunjung ke Kabupaten Kutai Kartanegara(Kab. Kukar). Senin,(11/4), Ka. Kwarnas Gerakan Pramuka Prof. Dr. Azrul Azwar, MPHB kembali kunjingi Kab. Kukar. Namun kali ini kunjungannya bertujuan untuk memberikan bantuan kepada Gugus Depan KIT Kwartir Cabang Kab. Kukar.
Sebanyak 6 orang anggota rombongan Kwartir Nasional Gerakan Nasional yang langsung dipimpin Prof. Dr. H. Azrul Azwar, MPHB ini, disambut Wakil Bupati Kab. Kukar H. M. Ghufron Yusuf di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Tenggarong.
Di hadapan tamunya, Gufron lantas memperkenalkan Kab. Kukar secara umum. Dalam paparannya ia menjelaskan Kab. Kukar memiliki luas kurang lebih 28 ribu km2 atau 5 kali luas Provinsi Bali. Kab. Kukar sendiri memiliki 18 Kecamatan dan 227 Desa/Kelurahan. Mayoritas suku Kutai dan 92 % beragama muslim. ”Alhamdulillah di Kutai Kartanegara masyarakat sangat harmonis, walau berbeda suku dan agama,” kata Ghufron.
Menurut dia, sejak dipimpin Bupati Rita Widyasari, pemerintah terus melakukan terobosan pembangunan melalui program Gerbang Raja. Salah satunya menciptakan pemerintahan yang bersih, dan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas secara berkelanjutan.
”Sektor pertanian ini merupakan salah satu program prioritas pembangunan yang akan dikembangkan, sebab Pendapatan Asli Daerah(PAD) Kab. Kukar saat ini masih ditopang dari dana perimbangan,” ujarnya.
Ditambahkan Ghufron, kekayaan alam yang melimpah tidak akan selamanya dan pasti akan habis.Untuk mengantisifasi hal itu, Kab. Kukar melakukan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas. ”Selamat datang di Kutai Kartanegara,” sambut Ghufron.
Sementara itu, Ketua Rombongan H. Azrul Azwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah disambut dengan baik. ”Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah, kedatangan kami ke Kutai Kartanegara dalam rangka silaturahmi sekaligus memberikan bantuan kepada Gugus Depan KIT Kwartir Cabang Kutai Kartanegara,” kata Azrul.
Dijelaskan Azrul, perkembangan gerakan pramuka di Indonesia cukup berkembang, dan Kwartir Nasional(Kwarnas) telah memberikan bantuan kepada gugus depan berupa paket peragaan se-Indonesia. ”Saat ini gugus depan se-Indonesia berjumlah sekitar 227 ribu dan setiap tahunnya kita berikan bantuan 500 alat gerakan pramuka komplet. Dengan bantuan tersebut dapat menjadi model sehingga anak-anak kita dalam mengembangkan kreatifitasnya dapat berjalan baik dan lancar,” ujarnya.
Ditambahkan Azrul berharap gugus depan gerakan pramuka di Kab. Kukar dapat lebih maju dan berkembang, ”Kami titip pramuka kepada bupati agar dapat diberikan pembinaan terutama generasi muda kita,” kata Azrul.
Ia menambahkan tahun ini ada tiga agenda besar pramuka. Diantaranya, pertama Jambore Nasional di Palembang, kedua Jambore Dunia di Swedia dan ketiga, Perkemahan Bhakti Saka Bahari di Nunukan pada Desember dengan 1.000 peserta se-Indonesia. (arm/hmp04)
READ MORE - Kwarnas kembali Kunjungi Kukar
Sebanyak 6 orang anggota rombongan Kwartir Nasional Gerakan Nasional yang langsung dipimpin Prof. Dr. H. Azrul Azwar, MPHB ini, disambut Wakil Bupati Kab. Kukar H. M. Ghufron Yusuf di Ruang Eksekutif Kantor Bupati Tenggarong.
Di hadapan tamunya, Gufron lantas memperkenalkan Kab. Kukar secara umum. Dalam paparannya ia menjelaskan Kab. Kukar memiliki luas kurang lebih 28 ribu km2 atau 5 kali luas Provinsi Bali. Kab. Kukar sendiri memiliki 18 Kecamatan dan 227 Desa/Kelurahan. Mayoritas suku Kutai dan 92 % beragama muslim. ”Alhamdulillah di Kutai Kartanegara masyarakat sangat harmonis, walau berbeda suku dan agama,” kata Ghufron.
Menurut dia, sejak dipimpin Bupati Rita Widyasari, pemerintah terus melakukan terobosan pembangunan melalui program Gerbang Raja. Salah satunya menciptakan pemerintahan yang bersih, dan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas secara berkelanjutan.
”Sektor pertanian ini merupakan salah satu program prioritas pembangunan yang akan dikembangkan, sebab Pendapatan Asli Daerah(PAD) Kab. Kukar saat ini masih ditopang dari dana perimbangan,” ujarnya.
Ditambahkan Ghufron, kekayaan alam yang melimpah tidak akan selamanya dan pasti akan habis.Untuk mengantisifasi hal itu, Kab. Kukar melakukan pengembangan sektor pertanian dalam arti luas. ”Selamat datang di Kutai Kartanegara,” sambut Ghufron.
Sementara itu, Ketua Rombongan H. Azrul Azwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah disambut dengan baik. ”Saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah, kedatangan kami ke Kutai Kartanegara dalam rangka silaturahmi sekaligus memberikan bantuan kepada Gugus Depan KIT Kwartir Cabang Kutai Kartanegara,” kata Azrul.
Dijelaskan Azrul, perkembangan gerakan pramuka di Indonesia cukup berkembang, dan Kwartir Nasional(Kwarnas) telah memberikan bantuan kepada gugus depan berupa paket peragaan se-Indonesia. ”Saat ini gugus depan se-Indonesia berjumlah sekitar 227 ribu dan setiap tahunnya kita berikan bantuan 500 alat gerakan pramuka komplet. Dengan bantuan tersebut dapat menjadi model sehingga anak-anak kita dalam mengembangkan kreatifitasnya dapat berjalan baik dan lancar,” ujarnya.
Ditambahkan Azrul berharap gugus depan gerakan pramuka di Kab. Kukar dapat lebih maju dan berkembang, ”Kami titip pramuka kepada bupati agar dapat diberikan pembinaan terutama generasi muda kita,” kata Azrul.
Ia menambahkan tahun ini ada tiga agenda besar pramuka. Diantaranya, pertama Jambore Nasional di Palembang, kedua Jambore Dunia di Swedia dan ketiga, Perkemahan Bhakti Saka Bahari di Nunukan pada Desember dengan 1.000 peserta se-Indonesia. (arm/hmp04)
